Bekerja di United Nations(UN) (Teori Organisasi Umum 1)

Artikel ini merupakan sumbangan Markie Muryawan (IF 92) dan Mohamad Reza (IF 94) yang keduanya bekerja di United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Artikel ini diangkat dari sharing di grup Alumni IF ITB oleh Mohamad Reza. Reza membagikan daftar tanya-jawab yang sering dilayangkan ke beliau mengenai pengalaman beliau bekerja di United Nations.

Bagaimana keseharian kerja di UN?

Seperti di kantor lain, Ada rencana kerja, harus diselesaikan, terkadang ada sesuatu yang urgent, sehingga mungkin rencana kerja tergganggu (insiden, event, masalah tak terduga, etc, etc), tetapi, pada akhirnya rencana kerja harus selesai tepat waktu, atau di-defer atas perjanjian bersama.

Apakah kerja di UN lebih sibuk dari swasta? Bagaimana ritme kerja di UN?

Kalau kerja di Peacekeeping Operation atau di Humatarian Affairs atau di Conference Services, atau di tempat-tempat lain, bisa-bisa lebih sibuk dari swasta, karena ada deadline yang tidak bisa dilanggar. Tapi secara umum, ritme kerja tidak secepat di swasta (karena swasta ada persaingan, tapi tidak di lembaga pemerintahan), tapi impact dari kerja di sini bisa jauh lebih besar ke masyarakat (daripada di swasta).Alias, ada kepuasan bahwa kita sudah mengabdi kepada masyarakat dunia.

Berapa lama sih proses rekrutmennya?

Kira-kira perlu waktu satu tahun untuk menyelesaikan semua prosedur penerimaan (ujian tertulis, wawancara, dll). Kalau pun keterima bakal masuk yang namanya roster (=antrian), ini berarti siap ditempatkan/dipanggil kalau ada lowongan. Selama belum ada lowongan, kandidat yang lulus proses ini bakal terus di roster dan belum jadi pegawai. Lamanya di roster bisa tambah satu tahun lagi (tergantung bidang spesialisasi dan lowongan saat itu). Jadi kira-kira makan waktu antara satu tahun dan dua tahun menunggu, dari sejak memasukkan lamaran hingga duduk di bangku kerja di UN.

Bagaimana cara menghadapi Ujian Tulis yang General Paper?

Coba baca koran/majalah internasional. Tidak hanya headlines-nya aja, coba baca editorial, op-ed, opini yang ada di halaman dalam. Kemungkinan besar saat general paper akan diuji critical thinking dan analysis skills. Contoh: Politik: Palestinian Conflict, Perlucutan Senjata; Lingkungan: Rio+20; Human Rights: Rohingya, Child LaborHuman Trafficking; IT: Internet Governance. Silakan coba juga browse dan baca lebih dalam websiteun.org.

Bagaimana cara menghadapi Ujian Tulis yang Specialized Paper?

Kalau punya background, tinggal ‘dipertajam’ aja. Soal-soal yg tahun kemarin coba dikerjakan sendiri. Walaupun ujian nanticlosed book, soal-soal latihan itu silakan coba dikerjakan open book (+browsing) saja. Yang penting terlatih mengerjakan soal-soalnya.

Apakah ada nepotisme di UN ? (benchmark dgn swasta)

Dalam beberapa hal swasta lebih nepotisme dari UN. Alasannya karena siapa pun bisa jadi apa pun di swasta (tergantung siapa bos nya). Tapi di UN ada peraturannya. Dan banyak cek dan recek untuk urusan ini (artinya kalau ada yang ketahuan nepotisme bisa ada sangsi). Tapi tentu saja, jangan mencampuradukannetworking dan nepotisme. In principal, UN masih cukup merit-based.

Benarkah kerja di UN lebih menjadi technical staff (lebih ke arah teknis, bukan analitis), dibanding dengan menjadi analyst(dengan pangkat yang lebih tinggi, di perusahaan swasta)?

Hampir semua profesi ada jenjang karirnya. Mungkin saja, berdasarkan keperluan, di tahap awal jadi technicaldulu, sebelum jadi manajer proyek atau strategic planner. Dengan menjadi Young Professional, staf diharapkan punya background (diuji dari specialized exam), dan punya analytical skills and awareness of current issues the world is facing (diuji dari general exam).

Apakah kerja di UN semenarik bekerja di vendor atau bekerja dengan vendor? Bagaimana perbedaannya?

Kerja di UN, dalam banyak kasus, kita in practical sense juga berlaku sebagai vendor (solution provider) untukbusiness owner kita. Contoh: diplomasi (divisi politik), perlu jasa interpretasi dan notulensi (conference services); humanitarian perlu jasa logistics buat food supplies. Dan, in another case, kita juga interaksi dengan vendor (tentu dengan kode etik tertentu) untuk acquire equipment atau jasa (security perlu jasa IT dari luar untuk instalasi infrastuktur CCTV atau access card).
Apakah UN menyediakan pelatihan dan sertifikasi untuk staffnya?

UN menyediakan pelatihan, tergantung dari keperluan pekerjaan dan keperluan staff development. Dan tergantung availability budget buat pelatihan.
Apakah UN menyediakan academic leave supaya staff nya bisa meningkatkan kemampuan akademik staf nya?

UN juga ada flexible working hours (=absen buat belajar, dan total waktu absen di kompensasi di waktu lain) dan leave without pay (=cuti diluar tanggungan). Tentu kembali tergantung dari keperluan pekerjaan, responsibility dan keperluan staff development. Scheme tersebut akan diproses berdasarkan pesetujuan atasan.
Menarik nggak kerja di UN kalau kita tidak punya background di diplomasi ?

Cukup menarik, karena kita kerja di multinational organization with diverse cultures, and tackle the world’s current issues. Walaupun garis depan UN lebih untuk orang2 ekonomi dan politik, setidaknya orang2 support (Telco, HR, IT, PR, Accounting, Interpreter, etc.), membantu pekerjaan mereka.

Apakah saya akan ditempatkan di tempat yang rawan field seperti Congo, Iraq, atau Afghanistan. Soal penempatan (duty station), apakah UN atau kita sendiri yang menentukan?

Penempatan di hardship places, akan ditentukan atas keperluan pekerjaan dan kesiapan staf. Sebelum ke tempat tersebut, kita harus menjalani induction training dan sertifikasi Safety and Security.
Final remarks. Pilihan karir pada akhirnya ditangan pelamar, it always is, and it is very likely will be. Kalau memang tertarik kerja di UN, kans jangan jadi alasan. Take full advantage of background kita, dan terus dipertajam.

sumber: http://informatika.org/2012/12/bekerja-di-united-nations/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s