Arti Pentingnya Organisasi dan Metode( Teori Organisasi Umum 1)

ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

Pengertian organisasi dan metode adalah:

Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

 

Pengertian Ilmu Organisasi

            Dalam masyarakat modern dan di dalam organisasi modern, struktur tata pembagian tugas dan struktur tata hubungan kerja demikian rumitnya, karena kegiatan yang harus dilakukanpun sangat kompleks. Ini merupakan salah satu cirri dari pada organisasi modern.

Ciri-ciri lain organisasi modern dapat dilihat dalam hal-hal berikut:

  1. Organisasi bertambah besar

Besarnya suatu organisasi dapat dilihat dari beberapa segi, antara lain:

–          Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan organisasi cukup besar,

–          Jumlah dana yang diperlukan cukup besar

–          Alat-alat dan sarana yang dipergunakan beraneka ragam, dengan sistem teknologi modern.

 

  1. Semakin cepatnya pengolahan data sebagai akibat kemajuan teknologi modern, misalnya dengan sistem komputerisasi.

 

Menurut Atmosudirdjo (1980,78) unsure-unsur organisasi modern adalah:

  1. Bentuk atau konfigurasi
  2. Struktur dan kerangka
  3. Jabatan-jabatan dan
  4. Prinsip-prinsip serta aturan-aturan permainan

 

POKOK PEMBAHASAN ILMU ORGANISASI

            Ilmu organisasi merupakan bagian dari ilmu administrasi karena organisasi merupakan salah satu unsur administrasi. Unsur-unsur administrasi lainnya ilaha manajemen, kepegawaian, keuangan, komunikasi atau tata hubungan dan tata usaha.

Secara terinci, pokok pembahasan ilmu organisasi meliputi:

  1. Dasar-dasar pembentukan organisasi
  2. Tujuan manusia masuk dalam kelompok
  3. Beberapa pertimbangan sebelum seseorang masuk dalam kelompok.
  4. Macam-macam organisasi
  5. Bentuk-bentuk dan tipe-tipe organisasi
  6. Struktur, bagan dan buku pedoman organisasi
  7. Komunikasi dalam organisasi
  8. Peranan staf dalam organisai
  9. Prinsip-prinsip atau azas-azas organisasi
  10. Teori organisasi
  11. Perilaku organisasi
  12. Perubahan dan pengembangan organisasi

 

 

DASAR PEMBENTUKAN ORGANISASI

 

Manusia adalah makhluk social atau makhluk bermasyarakat (homo/socius/social animal/zoom polticon). Sebagai akibat sifat kodrati tersebut manusia tidak mungkin dapat hidip seorang diri, lepas dan hidup bermasyarakat, berkelompoki atau hidup bersama. Ada sementara pendapat yang mengatakan bahwa kecenderungan manusia untuk bermasyarakat atau berkelompok (gregariousness) merupakan suatu naluri yang diwariskan secara biologis. Pendapat ini tidak dapat dikatakan benar sepenuhnya. Naluri atau insting (instinct) adalah cara-cara bertindak , berbuat dan beraksi yang diwariskan.

 

  1. I.                   PENGERTIAN ORGANISASI

Definisi dan Pengertian Organisasi

1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

 

Pengertian organisasi

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian Pengorganisasian.

Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

Pengertian Struktur Organisasi

Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

Definisi Organisasi & Macam-macam Organisasi

1. Organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur. (W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia)

2. Organisasi adalah sistem sosial yang memiliki identitas kolektif yang tegas, daftar anggota yang terperinci, program kegiatan yang jelas, dan prosedur pergantian anggota.

3. Menurut Stoner, organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

4.Menurut James D. Mooney, organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

5. Menurut Chester I. Bernard, organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih

6. Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon – alat) adalah suatu kelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Baik dalam penggunaan sehari-hari maupun ilmiah, istilah ini digunakan dengan banyak cara.

7. Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.

8. Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya.

 

9. Organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu (Kochler).

10. Organisasi adalah suatu bentuk sistem terbuka dari aktivitas yang dikoordinasi oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama.

 

Bentuk-bentuk organisasi

  1. Organisasi sosial
  2. Organisasi mahasiswa
  3. Organisasi olahraga
  4. Organisasi sekolah
  5. Organisasi negara
  6. Organisasi pemuda

II. MANAJEMEN DAN ORGANISASI

Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama si satu pihak dengan tujuan di pihak lain.

Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerja sama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisas, demikian eratnya dan kekalnya(consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

 

 

III. MANAJEMEN DAN TATA KERJA

Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula. Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :

·         Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

·         Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.

·         Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat. Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :

Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.

Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

Hubungan Timbal Balik Antara Organisasi dan Metode (Tata Kerja) Dengan adanya metode atau tata kerja dalam organisasi sehingga pada proses kegiatan dapat menyusun perencanaan kerja, dengan lebih terkoordinir dalam membentuk sekelompok manusia yang melakukan kerjasama dengan memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya dan tepat dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sehingga hubungan timbale baliknya juga sangat baik. Penggambaran diatas telah jelas memberikan keterangan bahwa Organisasi, Manajemen, dan Tata Kerja ( Metode ), bila semuanya terurut dan dilaksanakan dengan benar, maka secara otomatis suatu tujuan Organisasi pun akan tercapai.

 

IV. MANAJEMEN ORGANISASI DAN TATA KERJA

   Manajemen, Organisasi, dan Tata kerja sebenarnya masing-masing dari mereka mempunyai fungsi yang sangat baik yaitu dengan adanya ketiga unsur tersebut waktu yang ada dapat dilakukan secara tepat dan lebih efektif untuk pencapaian tujuan.

  1. Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
  2. Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
  3. Tata kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

 

Kesimpulan : Jadi, organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang. Dan Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama si satu pihak dengan tujuan di pihak lain.

 

Daftar pustaka:

Widyatmini dan Izzati A. Pengantar Organisasi dan Metode. Gunadarma, Jakarta, 1995.

Wursanto,ig. Ilmu organisasi.andi,yogya,2005

http://hmti.wordpress.com/2008/02/22/definisi-dan-pengertian-organisasi/

http://lorentfebrian.wordpress.com/definisi-organisasi-macam-macam-organisasi/

http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi

http://soniafebriyani.blogspot.com/2012/06/manajemen-dan-tata-kerja.html

http://yudi-isnandar.blogspot.com/2012/09/manajemen-organisasi-dan-tata-kerja.html

 http://rosdianya.wordpress.com/2011/12/16/manajemen-organisasi-dan-tata-kerja/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s